Ada apa di balik kasus 1 Juni 2008, antara FPI dan AKKBB? Sebelumnya saya ingin meluruskan berita yang ada di berbagai mass media yang notabene sebagian besar merupakan alat bagi orang kafir untuk memecah belah umat Islam. Sebenarnya pada tanggal 1Juni 2008, FPI dan Hizbut Tahrir Indonesia telah memiliki ijin untuk berdemo masalah kenaikan harga BBM di monas, sedangkan AKBB setelah ijin berdemo di monas tidak diijinkan dikarenakan khawatir terjadi bentrokan. Namun karena hal ini sudah di setting oleh berbagai oknum termasuk pemerintah, maka setelah FPI dan HTI berkumpul di lapangan monas, maka rombongan AKBB mendatangi rombongan FPI dan HTI serta mengucapkan kata-kata yang tidak sopan untuk memancing emosi FPI, sehingga terjadilah insiden tersebut.
Ada apa dibalik kasus ini yang merupakan sudah di setting dari awal, hal ini terbukti dengan tidak adanya oknum kepolisian sama sekali dalam insiden tersebut. Tujuan dari kasus tersebut di antaranya adalah :
1. Untuk mengalihkan masyarakat Indonesia dari isu BBM
2. Untuk mengadu domba umat Islam
3. Untuk mencitrakan agar umat Islam khususnya FPI adalah anarkhis
4. Untuk membubarkan FPI, karena FPI berbahaya bagi USA
Untuk hal tersebut saya menghimbau kepada semua umat Islam agar ;
1. Jangan mau untuk dijadikan alat pemicu perpecahan
2. Jangan mudah terprovokasi
3. Perkuat jaringan sesama umat Islam
4. Teruskan demo masalah BBM, karena hal ini merupakan kedzoliman pemimpin yang sangat besar.
5. Bersama-sama runtuhkan rezim SBY-JK
6. Jangan mudah percaya terhadap mass media, karena sekarang adalah saatnya perang informasi.
Allahu Akbar…. Allahu Akbar….. Allahu Akbar!!!!!
DIarsipkan di bawah: 4 My Country, Economic






ini nasehat nabi khidir dalam sebuah doa, supaya kita rajin ber dzikir dan ber amal/karya (bukan kotak amal) yang dihubungkan dengan kebaktian (pada orang tua, nusa bangsa, allah)